TAJAM TEGAS TERPERCAYA INDEPENDENT

Iklan

Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-27T06:11:58Z
Trending topik MBG Kota Prabumulih

Menu MBG Jatah Dua Hari di Prabumulih Dipertanyakan, Pengelola Sebut Sudah Layak


PRABUMULIH.-Cctvjurnalis.com – Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa sekolah dasar negeri di wilayah Karang Raja, Kota Prabumulih, Jumat (27/2/2026), menuai sorotan dari orang tua dan masyarakat. 


Pasalnya, paket makanan yang diberikan untuk jatah dua hari, yakni Jumat dan Sabtu, dinilai tidak sebanding dengan anggaran sebesar Rp20.000 per siswa.


Berdasarkan pantauan dari paket MBG yang diterima siswa, menu tersebut terdiri dari satu potong roti kemasan, satu gelas puding, susu kotak, satu buah apel, satu buah jeruk, serta telur rebus. Paket makanan tersebut disebut sebagai jatah konsumsi untuk dua hari sekaligus.


Sejumlah pihak mempertanyakan kelayakan menu tersebut jika dibandingkan dengan besaran anggaran yang disebut mencapai Rp20.000 untuk dua hari atau sekitar Rp10.000 per hari per siswa.


Dalam percakapan WhatsApp dengan salah satu pengurus MBG yang menangani pembagian makanan, pihak pengelola menyatakan bahwa menu yang diberikan sudah sesuai dengan perhitungan ahli gizi.


“Yo pak sudah layak yang kami berikan dengan anggaran ditetapkan pak,” tulis pengurus MBG dalam pesan WhatsApp.

Pihak pengelola juga menegaskan bahwa perhitungan menu telah dilakukan bersama tenaga ahli gizi sehingga dinilai memenuhi standar kebutuhan siswa.


Meski demikian, sebagian masyarakat menilai menu tersebut masih kalah dibandingkan paket makanan anak taman kanak-kanak yang memiliki anggaran sekitar Rp8.000 per hari atau Rp16.000 untuk dua hari, namun dinilai memiliki variasi makanan yang lebih baik.


Selain itu, warga juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran serta kesesuaian harga bahan makanan dengan nilai paket yang diterima siswa.


Identitas sekolah dasar penerima paket MBG tersebut sengaja tidak disebutkan karena pihak orang tua siswa meminta agar nama sekolah dirahasiakan.


Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Kota Prabumulih agar kualitas makanan yang diterima siswa benar-benar sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah untuk Indonesia mencapai generasi emas. (ril)

Tidak ada komentar: